Jumat, 30 Juni 2017
Ansor Nilai Film KAAL Sarat Pesan Toleransi Antarumat Beragama
SEMARANG - Film pendek Kau adalah Aku yang Lain (KAAL), video pemenang kategori film pendek dalam Police Movie Festival IV 2017, menuai kontroversi. Namun, Wakil Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Abdul Haris Ma'mum menilai video berdurasi 7 menit 41 detik itu justru sarat dengan pesan-pesan penting kemanusiaan. Terutama soal toleransi antarumat beragama.
Menurut Abdul Haris, kontroversi terhadap tafsir sebuah karya - dalam hal ini film pendek KAAL - sah-sah saja. Meski begitu, jika ditonton dengan seksama dan utuh, sebenarnya film tersebut sangat bagus, baik dari sisi sinematrografi maupun isi cerita dan pesan yang ingin disampaikan. (videonya dapat dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=alDIdw5Xmsg).
"Film ini layak menang karena memang bagus. Edukatif juga. Film bagus memang selalu memiliki dimensi dialektika. Film terbuka untuk dikritisi. Tapi, untuk film ini, saya menyarankan untuk menontonnya secara utuh, jangan sepotong-sepotong. Sebab, ya nanti jadinya hanya bisa berkomentar miring bahwa film ini melecehkan Islam. Justru saya melihat film ini sarat pesan toleransinya," tandas Abdul Haris.
Ia mengatakan, yang dianggap beberapa kalangan sebagai melecehkan Islam adalah adegan di mana ada seorang kakek yang ngotot tak mau membukakan jalan untuk ambulans yang membawa pasien beragama nasrani yang sakit keras. Alasan si kakek, karena jalan itu ditutup untuk pengajian. Namun pada akhirnya si kakek yang berpikiran fanatik sempit itu memberi jalan juga ambulans lewat setelah diberi pemahaman menyejukkan oleh tokoh pemuda, polisi, dan kiai.
"Saya apresiasi benar film ini. Film dengan indah menunjukkan kebesaran Islam sebenarnya yang memayungi keberadaan agama dan keyakinan lain. Allah SWT menciptakan manusia berbeda-beda, begitu juga dengan agama dan keyakinannya. Film ini dengan jernih menggambarkan Islam yang memberi rahmat bagi semesta, Islam yang rahmatan lilalamin," kata Abdul Haris.
Ia tak menampik bahwa penganut agama yang terlalu fanatik dan berpikiran sempit di semua agama juga ada, baik itu Islam, Kristen, Buddha, maupun Hindu.
"Syiar Islam yang sejuk berhasil ditampilkan dalam film pendek KAAL ini. Saya sangat menyayangkan bila beberapa kalangan mencerca film ini dengan anggapan melecehkan Islam. Apalagi menuding KAAL sebagai bagian dari upaya pihak kepolisian memberi stigmatisasi kepada umat Islam sebagai intoleran," tegas Abdul Haris.
Selasa, 27 Juni 2017
GNPF-MUI INGIN NKRI UTUH, TAPI RIZIEQ TETAP DI HUKUM

Jakarta- Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Natsir pertemuan dengan Jokowi pesan mengisyarakatkan pesan penting bagi Bangsa Indonesia. Selanjutnya Bachtiar Natsir mengidam-idamkan Indonesia damai, bersatu dan berdaulat pada kompas.com, selasa (27/7/17).
Cita-cita yang bagus dari Bachtiar Natsir dan sekarang Indonesia benar-benar damai, karena Rizieq Shihab tidak ada, lari ke Yaman dan dukungan terhadap GNPF-MUI sudah berkurang dan yang terpenting sudah tidak aktivitas yang dilakukan oleh Rizieq Shihab dan Bachtiar Natsir serta kroninya pasca pelariannya.
Sebagaimana masyarakat merasakan sendiri situasi dan kondisi Indonesia terkini pasca larinya gembong FPI Rizieq Shihab ke Yaman, semua aktivitas lancar dan gesekan berbau sara sudah banyak berkurang, dan yang terpenting Indonesia benar-benar dalam keadaan aman.
Perlu diketahui sekarang ini, ada upaya dari GNPF-MUI untuk menyelesaikan kasus Rizieq Shihab dengan cara berdialog dengan Presiden RI Joko Widodo, strategi ini ditempuh karena beberapa strategi yang lainnya gagal ditempuh, seperti: Rizieq Shihab sasaran sniper, mengumpulkan massa tanggal 9 juni 2017 atau #aksi 96 dan lain sebagainya.
Bisa dibayangkan jika proses dialog Rizieq Shihab dan gerombolannya berhasil dan keluar dari kasus yang menjeratnya (Chat Sex dan kasus lainnya), Dia akan merasa menang dan jumawa, serta tidak menutup kemungkinan akan berulah kembali di masa yang akan datang, apalagi dalam waktu dekat ini akan mengahadapi Pilpres 2019.
Sedangkan masyarakat sendiri juga tidak rela kalau kasus Rizieq Shihab menguap begitu saja, karena di mata hukum Rizieq sama dan tidak boleh diistimewakan (Rizieq Shihab harus dihukum), kalaupun itu terjadi dimana wibawa negara, yang selama ini menjadi fokus dari pemerintahan Jokowi untuk mengembalikan kewibawan negara.
Cita-cita yang bagus dari Bachtiar Natsir dan sekarang Indonesia benar-benar damai, karena Rizieq Shihab tidak ada, lari ke Yaman dan dukungan terhadap GNPF-MUI sudah berkurang dan yang terpenting sudah tidak aktivitas yang dilakukan oleh Rizieq Shihab dan Bachtiar Natsir serta kroninya pasca pelariannya.
Sebagaimana masyarakat merasakan sendiri situasi dan kondisi Indonesia terkini pasca larinya gembong FPI Rizieq Shihab ke Yaman, semua aktivitas lancar dan gesekan berbau sara sudah banyak berkurang, dan yang terpenting Indonesia benar-benar dalam keadaan aman.
Perlu diketahui sekarang ini, ada upaya dari GNPF-MUI untuk menyelesaikan kasus Rizieq Shihab dengan cara berdialog dengan Presiden RI Joko Widodo, strategi ini ditempuh karena beberapa strategi yang lainnya gagal ditempuh, seperti: Rizieq Shihab sasaran sniper, mengumpulkan massa tanggal 9 juni 2017 atau #aksi 96 dan lain sebagainya.
Bisa dibayangkan jika proses dialog Rizieq Shihab dan gerombolannya berhasil dan keluar dari kasus yang menjeratnya (Chat Sex dan kasus lainnya), Dia akan merasa menang dan jumawa, serta tidak menutup kemungkinan akan berulah kembali di masa yang akan datang, apalagi dalam waktu dekat ini akan mengahadapi Pilpres 2019.
Sedangkan masyarakat sendiri juga tidak rela kalau kasus Rizieq Shihab menguap begitu saja, karena di mata hukum Rizieq sama dan tidak boleh diistimewakan (Rizieq Shihab harus dihukum), kalaupun itu terjadi dimana wibawa negara, yang selama ini menjadi fokus dari pemerintahan Jokowi untuk mengembalikan kewibawan negara.
BACHTIAR NASIR MENYEBUT RIZIEQ SHIHAB WNI KETURUNAN YAMAN
Jakarta- Moment hari raya Idul Fitri ini dimanfaatkan Bachtiar Natsir dan 6 orang lainnya (GNPF MUI) bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Mingggu (25/06/17).
Tujuan silahturahmi ini di release kesokan harinya oleh bachtiar Natsir di TV Muhammadiyah tiada lain adalah menggagas untuk berdialog dengan Presiden karena ada kebuntuan kasus secara hukum dan tidak ada kegaduhan di Indonesia, Senin (26/7/2017).
Secara tidak langsung Bachtiar Natsir mengakui kelompoknya telah membuat kegaduhan di negara Indonesia ini dan menuduh ada sekelompok orang yang salah memberikan masukan kepada Presiden, ujarnya.
Selain itu juga pada Rezim Jokowi ditegaskan bachtiar Natsir tidak ada diksrikriminasi islam dan Non Islam, tidak ada kriminalisasi ulama, dan tidak ada yang menyudutkan Islam.
Pada waktu yang sama Bactiar Natsir juga membahas kebuntuan kasus Rizieq Shihab yang mengalami kebuntuan dan tidak diselesai-selesaikan sampai saat ini, serta bactiar Natsir minta kasus yang menimpa Rizieq Shihab diselesaikan secara cepat, tegasnya Senin (26/7/2017).
Selain itu Bachtiar Natsir menyebut Rizieq Shihab adalah WNI keterunan berdarah Yaman, artinya bahwa Rizieq Shihab secara limitatif bukan warga pribumi dan dalam pelariannya sekarang ini Riizieq Shihab tidak akan susah karena di Yaman banyak keluarga yang menerimanya.
Memang banyak isu bahwa Bachtiar Natsir ini sudah melunak dan berpihak kepada pemerintah, isu ini telah dibuktikan dalam wawancara ekslusifnya walaupun terkesan tidak melemah namun berkali-kali memuji presiden atas segala kebijakannya, dan banyak bahasa yang mengisyaratkan mendukung proses terhadap Rizieq shihab (chat sex asli dengan menyebut ada pihak yang menyebarkannya).
Disamping itu juga menegaskan berkali-kali Rizieq Shihab WNI ketururan asal yaman, hal ini menjadi suatu tanda dan mengingatkan kepada kita semua bahwa selama ini kita telah terbuai dengan jualan agama Rizieq Shihab yang akan menjadikan negara Indonesia seperti di Timur tengah.
Sampai hari ini selama pelarian Rizieq Shihab ke Negara asalnya, Indonesia Aman dan Damai, semua bisa menjalankan Ibadah puasa dengan khusyu dan perayaan Idul Fitri dengan penuh makna.
Patut kita syukuri walaupun Rizieq Shihab yang berkewarganegaraan WNI keturunan Yaman tersebut lari dan tidak tunduk kepada hukum di Indonesia karena merasa bukan pribumi, tapi kita bisa merasakan Indonesia aman tanpa Rizieq Shihab dan tidak ada kegaduhan lagi di ibu pertiwi ini.
Senin, 19 Juni 2017
Rizieq Shihab Sarjana Luar Negeri, Gatot Nurmantyo : "Ulama Palsu"

Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI dan komponen bangsa agar tidak mengikuti ulama yang menginginkan agar bangsa Indonesia mengalami perpecahan.
"Kalau ada yang mencoba pecah belah bangsa dan mencaci maki dengan berpakaian ulama, pasti bukan ulama. Oleh karenanya, jangan diikuti," kata Panglima TNI saat berbuka puasa bersama dengan Muspida Kota Tarakan dan 1.000 anak yatim serta 4000 prajurit di Islamic Center Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (18/6). Demikian dikutip Antara.
Meskipun, orang itu berembel-embel kiai atau ulama, namun bila menginginkan adanya perpecahan di Indonesia berarti orang itu bukan orang Islam asal Indonesia atau orang Indonesia yang belajar Islam di luar negeri.
"Jadi, kalau ada orang bersorban mengaku ulama atau kiai, tetapi berbicara soal memecah belah bangsa, bukan kiai dari Indonesia atau orang tersebut belajar Islam dari luar negeri," katanya.
Mungkin sebuah bentuk sindiran kepada Rizieq Shihab dimana beliau semasa hidupnya selalu kuliah di luar Indonesia.
Umat Islam atau kiai asal Indonesia tidak menginginkan adanya perpecahan dalam bangsa ini, bahkan para ulama dan kiai bersama rakyat bersama-sama merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.
"Sejarah kemerdekaan, bahwa yang memerdekan Indonesia bukan TNI. Yang berjuang untuk kemerdekaan adalah rakyat Indonesia, yang mayoritas muslim. Kalau ada yang ingin pecah belah bangsa, apalagi ingin merusak Pancasila berarti ulama palsu. Dalam hadits disebutkan, seorang mukmin tidak boleh mencaci maki dan mengadu domba," ucap Panglima TNI.
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI mengaku senang dengan perolehan hasil survei bahwa TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat Indonesia.
"Bagi TNI ini bukan prestasi luar biasa, tetapi kewajiban prajurit. TNI harus selalu dekat dengan rakyat," ucap mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.
Kedatangan Panglima TNI di Tarakan juga untuk menghadiri acara Launching Trilateral Maritime Patrol (TMP) antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, di Lantamal XIII pada Senin (19/6).
Ketiga Menhan yakni Menhan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, Menhan Malaysia Datuk Seri Hismammudin Hussein dan Menhan Filipina Delfin Lorenzana, dengan menyertakan para panglimanya juga menghadiri acara itu.
PENYATAAN-PERNYATAAN BOHONG HABIB RIZIEQ DI TANAH SUCI

Inilah rizieq shihab, ulama yang sekarang sedang fenomenal yang di sebabkan oleh kasus chat sex nya dengan ketua yayasan solidaritas cendana, yaitu firza husein.
Rizieq shihab dan firza husein sekarang telah di tetapkan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian polda metro jaya.
Rizieq shihab dan firza husein sekarang telah di tetapkan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian polda metro jaya.
Saat dalam pemriksaaan polda metro jaya, rizieq shihab selalu mangkir dalam pemerikasaan kasusnya tersebut dengan beralasan sedang menjalankan umroh dan sampai sekarang pun rizieq shihab belum juga kembali ke tanah air.
Berbagai pernyataan dia lontarkan seperti, adanya sniper yang menembak rumahnya, membuat revolusi putih, dan yang terbaru ini adalah visa unlimited.
Pernyataan-pernyataan tersebut hanya kebohogan belaka yang dibuat-buat oleh rizieq shihab untuk mendapatkan simpatisan dari masyarakat indonesia agar membela dia untuk lolos dari kasusnya.
Beberapa contoh kebohongan rizieq shihab saat di tanah suci:
1. Penembakan sniper, kaca yang katanya di tembak sniper tidak bolong tetapinya retak.
2. 700 pengacara dari pbb, sampai sekarang belum ada pembenaran dari hal ini.
3. Visa unlimited, pihak imigrasi telah menyakatan bahwa tidak ada yang namanya visa unlimited.
Disaat rizieq shihab tidak pulang-pulang dari tanah suci ormas GNPF MUI yang dulu selalu membela beliau kini sudah berubah haluan, dan sekarang GNPF MUI, MUI dan POLRI sedang bekerja sama membuat umat islam yang penuh dengan rasa toleransi.
Bukti Transparansi Polri dalam Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemimpin Polri tersebut ingin membahas soal pengakuan Penyidik KPK Novel Baswedan yang menyebut ada peran jenderal polisi di balik teror kepadanya.
"Nanti saya akan datang jam 14.00 WIB, siang ini dengan tim yang menangani. Nanti kita berdiskusi di sana," kata Tito di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin 19 Juni 2017.
Sebelumnya, Novel menyebut ada keterlibatan perwira tinggi Polri dalam kasus penyiraman air keras kepadanya. Pengakuan itu dia beberkan kepada wartawan majalah Time saat mewawancarainya di ruang perawatan di rumah sakit di Singapura.
"Saya menerima informasi ada jenderal polisi yang terlibat. Saya pikir informasi itu salah. Tapi, setelah dua bulan penyidikan kasus ini berjalan dan tak ada titik terang, saya pikir informasi itu benar," kata Novel seperti dikutip dari Time.com, Selasa 13 Juni 2017.
Kapolri mengatakan akan mengirimkan tim untuk bertemu Novel. Tujuannya, untuk meminta keterangan siapa jenderal yang dimaksud, sekaligus untuk mengembangkan penyidikan kasus penyiraman air keras.
"Kalau ada oknum jenderal, yang mana? Yang kedua, buktinya apa? Itu yang penting. Sebut namanya siapa? buktinya apa?" kata Tito. Jika terbukti ada jenderal polisi yang terlibat, Tito memastikan akan menindak.Kepada metrotvnews.com Senin (19/6).
Sementara Polri siap memproses oknum jenderal polisi yang disebut Novel Baswedan. Penyidik senior KPK menduga ada salah satu jenderal terlibat dalam kasus teror penyiraman air keras.
“Kalau ada buktinya kami akan proses dan kami akan terbuka hal itu. Tapi kalau seandainya tidak ada bukti-buktinya, saya sangat menyayangkan karena nanti institusi kepolisian menjadi negatif pandangannya dan di dalam internal kepolisian pun bisa ada saling curiga mencurigai,” ujar Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (16/6/2017).
-Kebenaran Terungkap-
Jumat, 16 Juni 2017
"Fakta Politisasi Kasus Rizieq Shihab Sangat Nyata"
Jakarta. Sudah genap 52 Hari kepergian Habib Rizieq Shihab dari Indonesia, dan juga sudah 19 hari semenjak beliau di tetapkan jadi tersangka kasus chat sex WA dengan Firza Husein. Namun sang Imam Besar belum memberi tanda akan kepulanganya ke Indonesia.
Menjadikanya buronan Negara pun tidak menyurutkan tekad rizieq untuk tetap tinggal di Arab Saudi lebih lama lagi, pengacara Eggi Sudjana berdalih bahwa sang Imam Besar mendapatkan VISA UNLIMITED dari Pemerintah Arab Saudi kepada Detik.com, Senin (12/6). Lucunya kesokan harinya (13/6) pernyataan pengacara sekelas Eggi Sudjana di permalukan oleh rekanya Kapitra “Ha ha ha (tertawa), itu keliru (visa unlimited)” kepada Suara.com, Selasa (13/6/2017).
Kembali ke kasusnya, sekarang Rizieq Shihab mengatakan bahwa kasusnya dipolitisasi oleh pemerintah. Lewat pengacaranya Kapitra Ampera, rizieq shihab mengatakan kasusnya itu merupakan politik balas dendam karena kekalahan pilkada dan di penjaranya seorang Ahok (Tempo.co)
Hal ini semakin menjadikan bahwa kubu Rizieq Shihab kehabisan akal untuk menghindar dari jerat Hukum Indonesia, padahal ketika pilkada berlangsung mereka tidak segan – segan mempolitisasi masjid yang dijadikan tempat kampanye, bahkan mayat sekalipun di ancam mereka.
Politisi PDIP Eva Kusuma Wulandari sampai mengatakan “"Ahli politisasi (agama) kok takut politisasi ya?" kata Eva kepada Warta kota, Selasa (16/5/2017).
Namun saya tidak akan membahas pilkada, penulis lebih concern kepada beberapa politisi Indonesia yang secara hampir bersamaan pergi ke Arab Saudi, seperti Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, anggota DPR fraksi PKS, serta Aktor Utama Pelengseran Presiden Gus Dur yaitu Amin Rais (TRIBUNNEWS.COM).
Mungkin karena yang terhormat para politisi ini takut akan berubahnya Rizieq Shihab menjadi Nazarudin ke- 2, yang tak segan membongkar semua dalang kecurangan pilkada maupun kegaduhan yang selama ini menerpa Indonesia. Jikalau sang Imam Besar sampai di tangkap Kapolisian karena perbuatanya.
Kita orang awam pun tidak mengerti apa tujuan mereka Umroh secara hampir bersamaan tersebut, namun aroma “menyusun rencana” sangat kental agar Rizieq Shihab lepas dari jerat hokum karena ditakutkan menjadi “Nazarudin II”. Atau bisa jadi menyusun rencana politis untuk menyambut 2018 yang akan di adakan Pilkada serentak dan juga Pilpres 2019. Rencana akan menggunakan masjid dan mayat untuk digunakan kembali, atau hal – hal yang berbau agama lain yang dapat di jadikan senjata untuk kepentingan politik menjijikan mereka?
Jadi siapa yang sebenarnya mempolitisasi kasus Rizieq? Pemerintah atau Rizieq itu sendiri? Gunakan kecerdasan yang kita miliki, “jangan hanya mengintip dari lubang kunci sebuah pintu yang terbuka lebar.” Penulis pamit.
Pernyataan Novel Baswedan: FAKTA atau FITNAH?
Dari pernyataan novel tersebut yang di lansir di media times, Mabes Polri kembali menghimbau Novel Baswedan, penyidik senior KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang menjadi korban penyiraman air keras, agar segera menyampaikan informasi adanya dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam penyiraman dirinya, ke penyidik Polda Metro Jaya. Mabes beralasan, bila dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) maka informasi yang dimiliki Novel akan memiliki nilai pembuktian.
Hal tersebut diungkapkan Kabag Penum Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul saat ditemui di Gedung Mabes Polri, Jakart, Kamis (15/6). Menurut Martinus, pihaknya menghargai informasi yang disampaikan Novel. ”Info yang disampaikan Novel, kami hargai info tersebut, namun kami berharap, info itu disampaikan kepada penyidik. ( koran-jakarta.com ).
Lanjut Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) pun ikut mengomentari pernyataan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tersebut.
Ketua Presidium Kamerad Haris Pertama meminta keterangan yang menyangkut kasus penyiraman air keras itu disampaikan dalam berita acara pemeriksaan bukan di media massa. Dengan demikian, keterangan tersebut memiliki kekuatan hukum.
“Ini sama saja gulirkan bola panas. Harusnya sebutin saja dipemeriksaan namanya petinggi Polri itu. Bukan malah lempar wacana ke media tanpa ada dasar bukti yang kuat,” tegas Haris hari ini.
Menurut Haris, apa yang dilontarkan Novel telah sembarangan mencatut nama orang dan korps Kepolisian dengan seenaknya tanpa ada bukti bisa berdampak pencemaran nama baik dan fitnah pada korps Bhayangkara.
Selasa, 13 Juni 2017
POLRI Dan GNPF MUI Sepakat Membangun Negeri
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kemarin pada hari selasa (13/6). Mengadakan acara buka puasa bersama dengan ulama MUI dan ulama GNPF MUI.
Dari jajaran Polri, hadir antara lain Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Umar Septono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan, Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto, Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie, Kapolres Bandara Soetta Kombes Arif Rahman, dan Kapolres Bekasi Hero Henrianto.
Dari MUI hadir antara lain Ketua Umum KH Ma’ruf Amin, Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid Sahadi, Wakil Sekretaris Natsir Zubaidi dan beberapa tokoh MUI lainnya. Hadir juga Ketua GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Zaitun Rasmin, Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi, Heri Sucipto, Imam P. Moeljadi, dan politisi PPP Umar Husin.
Dalam acara buka puasa bersama ini POLRI,MUI,dan GNPF MUI. Mereka Sepakat akan membangun umat islam yang penuh dengan toleransi agama sesuai dengan pancasila dan menghilangkan sifat radikalisme yang ada di Indonesia.
GNPF MUI yang biasa di kenal yang selalu PRO terhadap Rizieq Shihab dengan pahan radikalismenya kini telah berubah mendukung POLRI setelah Rizieq Shihab kabur dalam kasus chat sexnya.
Kamis, 08 Juni 2017
Menejemen Istiqlal Keluarkan Maklumat Larang Aksi 96
JAKARTA : Management Masjid Istiqlal memberikan surat maklumat yang berisi tentang penolakan kepada ketua presidium alumni 212 yang akan menggunakan masjid Istiqlal untuk acara aksi 96 besok, Jumat (9/6/2017).
Dalam surat tersebut tertulis bahwa permintaan dari ketua alumni 212 yang berencana akan menggunakan masjid istiqlal dalam acara aksi 96 pada Jumat (9/6) besok tidak dapat dipenuhi karena di tanggal yang sama masjid istiqlal akan digunakan untuk agenda rutin mingguan usai solat jumat.
Berikut Isi Maklumat yang berisi tentang penolakan aksi 96 di masjid Istiqlal tersebut.
Assalmualaikum Wr Wb
Memperihatikan Surat saudara NO 06/I/PA 212- ext /VI/ 2017 tanggal 4 Juni perihal saya tertera di pokok surat dengan ini kami sampaikan :
1. Terimakasih perhatian saudara kepada Masjid Istiqlal, Semoga kegiatan yang dilakukan persedium 212 selalu sukses dan mendapatkan ridho allah swt.
2. Berkaitan, dengan permohonan saudara, kami mohon maaf tidak dapat pertimbangkan karena pada hari tanggal tersebut digunakan untuk kegiatan rutin Masjid Istiqlal setelah jumat.
Demikian harap maklumi
Wasalamualaikum Wr. wb
AN KETUA BADAN PENGLOLAH MASJID ISTIQLAL
SEKERTARIS
Rabu, 07 Juni 2017
HOAX RIZIEQ TERBARU JAKARTA TIDAK KONDUSIF, MAKA PILIH TINGGAL DI ARAB

Jakarta - Pernyataan Rizieq Shihab melalui pengacaranya Sugito pada megapolitan.com (8/7/17) menyebut Rizieq berencana pulang ke Tanah Air pada 17 Ramadan atau 12 Juni mendatang. Namun “suasana di Jakarta belum kondusif dan hukum masih memaksakan kehendak, ini (Habib Rizieq) tidak jadi pulang, kan sudah ada visa long stay,” sehingga pilih di Arab ujarnya.
Namun sebaliknya ketua DKM Masjid Al-Ihsan di Penjompongan H Mansyur mengatakan “apa tidak salah kalau jakarta tidak kondusif, perasaan setelah dia (Rizieq Shihab) tidak ada malah kondusif, dan kalau bisa jangan hanya long-stay tapi pindah aja jadi warga negara Arab agar Jakarta dan Indonesia kondusif, Ujarnya Kamis (8/7/17).
Mansyur juga menegaskan, walaupun saya hanya DKM tapi sekali sekali boleh berbicara, “pesan saya terhadap saudara Rizieq Shihab jangan mengada-ngada dan membuat kebohongan publik, ngakunya Ulama tapi kelakuan kaya Dazal, masa jakarta Aman dibilang tidak kondusif”, imbuhnya dipelataran mesjid Penjoopongan.
Mansyur juga mengatakan pernyataan Rizieq Shihab melalui Sugito tentang Jakarta tidak kondusif karena dia takut di tangkap kasus pornografi, ngapain takut hidup cuman sekali, kalau memang salah ya tebus dosa di dunia sehingga mudah di akhirat, jangan tambah dosa lagi dengan bohongin umat Islam”, Ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) Said Aqil Siradj ada Netral.com meminta Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq untuk menghadapi proses hukumnya. Hal itu dikatakan saat menghadiri buka bersama di kediaman Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Rabu (7/6/2017) malam.
Said juga minta agar Habib Rizieq tidak lari dari permasalahan yang sedang menimpanya dan segera pulang ke Indonesia. "Ngapain lari? hidup sekali saja kok lari," cetus Said Aqil. "Kalau memang gentle hadapi dong konsekuensinya apapun," tambahnya.
Berbagai pendapat juga mengalir dari berbagai kalangan yang ternyata mereka sudah bosan melihat tindak-tanduk dan cara-cara politis Rizieq Shihab berkelit menghadapi hukum, sebagaimana Aliansi Masyarakat Anti Hoax (AMAH) H. Fakri Dahlan mengatakan ”sudah hadapi hukum jangan jadi banci seperti yang ada di meme dan minta dukungan pimpinan parpol, sekarang nambah lagi Jakarta tidak kondusif”, ketusnya Kamis (8/6/17) siang ini.
Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) Said Aqil Siradj ada Netral.com meminta Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq untuk menghadapi proses hukumnya. Hal itu dikatakan saat menghadiri buka bersama di kediaman Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Rabu (7/6/2017) malam.
Said juga minta agar Habib Rizieq tidak lari dari permasalahan yang sedang menimpanya dan segera pulang ke Indonesia. "Ngapain lari? hidup sekali saja kok lari," cetus Said Aqil. "Kalau memang gentle hadapi dong konsekuensinya apapun," tambahnya.
Berbagai pendapat juga mengalir dari berbagai kalangan yang ternyata mereka sudah bosan melihat tindak-tanduk dan cara-cara politis Rizieq Shihab berkelit menghadapi hukum, sebagaimana Aliansi Masyarakat Anti Hoax (AMAH) H. Fakri Dahlan mengatakan ”sudah hadapi hukum jangan jadi banci seperti yang ada di meme dan minta dukungan pimpinan parpol, sekarang nambah lagi Jakarta tidak kondusif”, ketusnya Kamis (8/6/17) siang ini.
HABIBANA RIZIEQ SHIHAB BERBINTANG LIMA, ANAK BUAH BERHOTEL PRODEO
![]() |
| Habibana Rizieq Shihab di pelariannya menginap di Hotel Bintang Lima Kelas President Suite. |
LIPUTAN66.com, Jakarta - “Namanya Cinta Tai Ayam Pun Rasa Coklat” , istilah ini cocok bagi orang yang sedang jatuh dan mabuk karena cinta. Namun cinta seperti ini tidak akan bertahan lama, karena ketika menjalaninya “Tai Ayam” memang akan seperti tai ayam bukan “Coklat”.
Baginda Yang Mulia Habibana Rizieq Shihab di pelariannya, tepatnya di Arab Saudi masih terus menerus berjuang agar terbebas dari kasus yang menjeratnya, Baginda pun tak segan-segan menginstruksikan anggota dan loyalisnya untuk datang menjemput di Bandara layaknya Imam Khomaeni.
Selain itu Baginda Yang Mulia Rizieq Shihab mengintruksikan untuk perang medsos dan “Buly habis musuh-musuh kita” serta gunakan akun-akun medsos anda sebagai senjata kalian. Ujarnya di unggahan youtube.
Dalam perjuangannya, Baginda dengan loyalisnya (FPI) bagaikan sepasang kekasih di mabuk cinta, sehingga anggota dan loyalisnya mau berbuat apa saja untuk menunjukkan kecintaanya terhadap Paduka Habibana Rizieq Shihab.
Perlu di ulas sedikit, saat ini nampak dalam unggahan youtobe pertemuan antara Rizieq Shihab dan Eggi Sudjana berada di kamar baginda menginap, di “Hotel Bintang Lima Kelas President Suite”, harganya dipastikan mahal dan biasanya yang menempatinya sekelas Raja dan Presiden.
Sungguh ironis, jika di bandingkan dengan keadaan Muslim Cyber Army yang sudah diciduk pihak kepolisian, karena kecintaan terhadap paduka, para “Penyebar Hoax Dan Ujaran Kebencian Serta Persekusi” itu sekarang rela menginap di Hotel Prodeo (Rumah Tahanan), sementara paduka berlibur pada pelariannya dengan alasan umroh di hotel berbintang lima sekelas Raja dan Presiden.
Pada awalnya penulis berpikir kecintaannya terhadap Paduka akan kekal dan abadi seperti istilah cinta di atas, akan tetapi pada akhirnya “Tai Ayam” rasanya “Tai Ayam” bukan “Coklat” yang dirasakan mereka, para pelaku tersebut sekarang menangis dan menyesali perbuatannya serta berhotel prodeo.
Herannya anggota dan loyalisnya tidak sadar, sekarang ini sedang dimamfaatkan oleh Baginda. Bisa dibayangkan orang yang menyuruh berjuang yaitu Baginda Rizieq Shihab “Berbintang Lima”, sedangkan anggota yang berjuang “Berhotel Prodeo”, terus nasib anak dan istrinya bagaimana, serta siapa yang mau membela.
Akan tetapi bisa saja hal tersebut sudah menjadi tradisi di FPI, kalau pemimpinnya senang senang anggotanya susah, itu sudah keharusan dan sudah biasa. Bagi mereka cukup diberikan julukan pahlawan karena sudah dianggap berjihad dan disiapkan surga di hari akhir nantinya (apakah Baginda Rizieq Shihab sudah merangkap Tuhan juga saat ini???).
Selasa, 06 Juni 2017
AKSI 9 JUNI BUKAN BELA ULAMA TAPI BELA RIZIEQ SHIHAB
Jakarta- Ansfuri Sambo mengatakan 3 hari kedepan yakni 9 Juni 2017 atau Aksi 9 Juni hari penentuan kembalinya Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq Shihab sebagaima telah dilansir di lansir detik.com (02/06/17).
Sambo menjelaskan acara 9 juni pekan ini di Istiqlal merupakan aksi bela Ulama dan menguji kesiapan umat menyambut Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq nantinya.
Sambo juga menegaskan pada detik.com "Kita lihat kalau ternyata besok yang datang di Istiqlal itu sejuta orang, misalnya atau 500 ribu, berarti sudah siap umat. Pokoknya habib pulang itu tergantung siap-tidaknya kita. Kalau umat sudah siap ya pulang, kalau belum ya belum," ucap Sambo.
Pernyataan Sambo ini sekaligus meminta umat untuk mengawal Rizieq Shihab saat tiba di bandara, dalam pandangan kami tersirat ada ketakutan dari Habibana akan ditangkap pihak kepolisian, sehingga apabila massa banyak Habibana Rizieq Shihab merasa polisi tidak bisa menangkapnya.
Karena pernyataan-pernyatan dari berbagai media sosial beredar rencana Polri akan tangkap Rizieq Shihab setiba di Bandara, sehingga aksi ini 9 juni segera di launching sebagai Aksi Bela Ulama padahal sudah nyata –nyata pernyataan Sambo bahwa aksi ini untuk menguji kesiapan umat dalam penjemputan Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq Shihab.
Memang kelompok mereka ini sangat lihai dalam mengemas ivent “Bela Rizieq Shihab” dikaitkan dengan Aksi Bela Ulama dan Agama, seakan-akan bahwa Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq Shihab mewakili ulama dan agama Islam di Indonesia.
Satu lagi kelihaian mereka adalah ivent dilaksanakan pada hari jumat, dimana saat itu umat Islam sedang melaksanakan Sholat Jumat, mau tidak mau jemaahnya pasti banyak, dan itu akan di anggap sebagai bentuk dukungan dari umat Islam kepada Sambo dalam jemput Rizieq Shihab di bandara.
Jadi sebenarnya umat yang dimaksud oleh Sambo adalah laksar-laskar yang tergabung dalam FPI dan pendukung Rizieq Shihab, jika yang lainnya datang ke Istiqlal hanya melaksanakan Sholat Jumat, tapi kalau ada yang terpengaruh maka mereka termasuk kelompok FPI dan kelompok Islam yang terkena tipu daya oleh kemasan bela ulama dan agama, padahal bela Rizieq Shihab.
Banyak pendapat para tokoh umat Islam seperti Maaruf Amin dan Din Syamsudin bahwa peningkatan status Rizieq Shihab jadi tersangka tidak ada kaitannya dengan Ulama, dan banyak pendapat lain seperti Mentri Agama dan Komnas Ham bahwa penetapan tersangka Rizieq Shihab di pastikan tidak ada kaintannya dengan Ulama.
Namun juga ada beberapa saran netizen jika Rizieq Takut dan tidak berani mengahadapi hukum agar mencari suaka di negeri Arab serta kembali ada saat kondisi politik menguntungkan bagi dia. Ada juga yang menyampaikan apapun alasannya Rizieq jika tidak pulang akan di deportasi karena visa akan habis.
Kebanyakan dari saran netizen Habib tidak usah pulang, biarkan negera Indonesia ini aman, damai dan tentram tampa kehadiran Rizieq Shihab, daripada datang merusak semuanya terutama kenyamanan kami menjalankan Ibadah Puasa dan kegiatan keagamaan umat lainnya.
Sambo menjelaskan acara 9 juni pekan ini di Istiqlal merupakan aksi bela Ulama dan menguji kesiapan umat menyambut Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq nantinya.
Sambo juga menegaskan pada detik.com "Kita lihat kalau ternyata besok yang datang di Istiqlal itu sejuta orang, misalnya atau 500 ribu, berarti sudah siap umat. Pokoknya habib pulang itu tergantung siap-tidaknya kita. Kalau umat sudah siap ya pulang, kalau belum ya belum," ucap Sambo.
Pernyataan Sambo ini sekaligus meminta umat untuk mengawal Rizieq Shihab saat tiba di bandara, dalam pandangan kami tersirat ada ketakutan dari Habibana akan ditangkap pihak kepolisian, sehingga apabila massa banyak Habibana Rizieq Shihab merasa polisi tidak bisa menangkapnya.
Karena pernyataan-pernyatan dari berbagai media sosial beredar rencana Polri akan tangkap Rizieq Shihab setiba di Bandara, sehingga aksi ini 9 juni segera di launching sebagai Aksi Bela Ulama padahal sudah nyata –nyata pernyataan Sambo bahwa aksi ini untuk menguji kesiapan umat dalam penjemputan Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq Shihab.
Memang kelompok mereka ini sangat lihai dalam mengemas ivent “Bela Rizieq Shihab” dikaitkan dengan Aksi Bela Ulama dan Agama, seakan-akan bahwa Paduka Yang Mulia Habibana Rizieq Shihab mewakili ulama dan agama Islam di Indonesia.
Satu lagi kelihaian mereka adalah ivent dilaksanakan pada hari jumat, dimana saat itu umat Islam sedang melaksanakan Sholat Jumat, mau tidak mau jemaahnya pasti banyak, dan itu akan di anggap sebagai bentuk dukungan dari umat Islam kepada Sambo dalam jemput Rizieq Shihab di bandara.
Jadi sebenarnya umat yang dimaksud oleh Sambo adalah laksar-laskar yang tergabung dalam FPI dan pendukung Rizieq Shihab, jika yang lainnya datang ke Istiqlal hanya melaksanakan Sholat Jumat, tapi kalau ada yang terpengaruh maka mereka termasuk kelompok FPI dan kelompok Islam yang terkena tipu daya oleh kemasan bela ulama dan agama, padahal bela Rizieq Shihab.
Banyak pendapat para tokoh umat Islam seperti Maaruf Amin dan Din Syamsudin bahwa peningkatan status Rizieq Shihab jadi tersangka tidak ada kaitannya dengan Ulama, dan banyak pendapat lain seperti Mentri Agama dan Komnas Ham bahwa penetapan tersangka Rizieq Shihab di pastikan tidak ada kaintannya dengan Ulama.
Namun juga ada beberapa saran netizen jika Rizieq Takut dan tidak berani mengahadapi hukum agar mencari suaka di negeri Arab serta kembali ada saat kondisi politik menguntungkan bagi dia. Ada juga yang menyampaikan apapun alasannya Rizieq jika tidak pulang akan di deportasi karena visa akan habis.
Kebanyakan dari saran netizen Habib tidak usah pulang, biarkan negera Indonesia ini aman, damai dan tentram tampa kehadiran Rizieq Shihab, daripada datang merusak semuanya terutama kenyamanan kami menjalankan Ibadah Puasa dan kegiatan keagamaan umat lainnya.
Senin, 05 Juni 2017
SUPRISE BUAT KAPOLRI: DUKUGAN DARI ADVOKAT PANCASILA

Jakarta - Advokat Pancasila secara mendadak mendatangi Kapolri Jendral Tito Karnavian di Mabes Polri untuk memberi dukungan sosial, agar pihak kepolisian lebih percaya diri dan berani serta tegas menghadapi kasus-kasus yang ada.
Bagi Tito dukungan ini merupakan suprise dan tidak disangka sangka sebelumnya, karena selama ini ada yang bilang Polri melakukan kriminalisasi dalam menangani kasus intolerasi di Indonesia dan ada pula yang bilang Polri tidak tegas.
Tito menjelaskan " Saya ingin menegaskan Polri dalam bertindak selalu membutuhkan dua hal, legitimasi hukum yakni harus ada aturan yang mengatur tindakan polisi, yang kedua dukungan sosial atau legitimasi sosial," ujarnya, senin (5/6/17).
Selanjutnya salah satu advokat, Teguh Samudera, mengatakan mereka prihatin dengan keadaan negeri yang sekarang berkembang dengan banyak masalah SARA.
Dalam pada itu Teguh menegaskan "Kalau dibiarkan, tidak ditindak tegas, akan menganggu kesatuan dan persatuan bangsa sehingga Pancasila akan terobek dan ternodai," imbuhnya Senin (5/6/17).
Kedatangan advokat 171 orang Advokat Pancasila juga perlu di apresiasi, karena tanpa dukungan dari masyarakat Polri tidak berarti apa-apa, yang terpenting mereka ingin menjaga keutuhan NKRI dan tegaknya hukum di Indonesia
Eggi Sudjana Sang Kuasa Hukum yang Melanggar Hukum
Jakarta - Celotehan Pengacara Rizieq Shihab, yakni Eggi Sudjana pada TRIBUNNEWS.COM selasa (30/05/17) belum ada yang menangggapi, namun harus ditanggapi, urgensinya adalah wibawa negara, hukum dan kode etik dari advokat sendiri. Adapun peryataan Eggi Sudjana pada berikut ini.
“Kasus (RS dan FH) ini diyakini merupakan langkah pemerintah mengkriminalisasi ulama”.
Eggi mengatakan “bahwa kasus ini mencuat karena pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kalah dalam Pilkada DKI Jakarta serta penetapan tersangka Ahok.”
Selanjutnya Eggi menjelaskan "Ini problemnya adalah politik balas dendam dari dua hal penting kekalahan Ahok di Pilkada dan dipenjara kasus penodaan agama. Ini substansinya. Di belakang semua ini kami menilai adalah Presiden Jokowi," jelas Eggi.
Celotehan lainnnya pada TRIBUNNEWS.COM, jumat (2/06/17) “ Jutaan pendukung Rizieq, sambung Eggi, akan mendatangi Bandara Soekarno Hatta (Soetta), seperti yang sudah ramai dibicarakan di dunia maya oleh netizen, apabila Rizieq dijemput paksa dari Arab Saudi. Jika itu terjadi maka bandara akan lumpuh.
Kalau masyarakat dan Kepolisian jeli terhadap celotehan Eggi Sudjana bisa di pidanakan karena pernyataan tersebut “termasuk dalam pengahasutan dengan lisan untuk membangkitkan orang supaya marah, melawan, dan memberotak”.
Dengan begitu Eggi Sudjana bisa dikenakan pasal 160 KUHP “Barang siapa di muka umum dengan lisan atau dengan tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan yang dapat dihukum, melawan pada kekuasaan umum, dengan kekerasan atau supaya jangan mau menurut peraturan undang-undang atau perintah yang sah yang diberikan menurut peraturan undang-undang, dihukum penjara selama-lamanya enam tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,- (empat ribu lima ratus rupiah)”.
Selain itu Eggi telah melanggar atau dapat diberikan tindakan sesuai dengan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2003 Tentang Advokat.
Seharusnya Eggi sebagai pengacara tidak bertutur kata seperti itu, dan disarankan lebih fokus kepada materi kasusnya Rizieq Shibab, karena Eggi nampak seperti juru bicara FPI atau orator pada saat berdemo atau unjuk rasa, bukan sebagai pengacara yang kawakan.
Eggy juga tidak segan-segan menuding polisi merekayasa kasur FH dan RS, padalah kapasitas Eggi sebagai pengacara Rizieq Shihab bukan tempatnya memvonis polisi tidak mendasar dan bukti-bukti serta fakta yang dapat dipertanggung jawabkan ibarat "Sang Kuasa Hukum Yang Melanggar Hukum", apalagi menuduh Presiden Kita dalang dibelakang ini semua.
Jumat, 02 Juni 2017
PERNYATAAN TERBUKA PRAKTISI HUKUM
Sehubungan dengan banyaknya berita yang beredar secara luas terkait kasus pidana dengan tersangka atas nama Firza Husen (FH) dan HABIB RIZIEQ SHIHAB (HRS) perlu kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut :
🔴1. Terkait foto - foto dan chat Wa yg diduga mengandung unsur pornografi yang melibatkan nama dan foto / gbr FH dengan HRS maka selaku praktisi hukum perlu kami tegaskan bahwa benar FH pernah membuat, menyimpan dan menyebarkan photo atau w.a chat yang berisi content pornografi. Meskipun Keterangan FH tidak mengakui ketika pemeriksaan di Kepolisian/dalam BAP yang merupakan dokumen hukum. Keterangan tersangka itu berhak tidak mengaku atau mengaku dan perlu dibketahui bahwa nilai pembuktian pengakuan tersangka itu kecil karena keterangan terdakwa sebagai alat bukti yang paling bawah yaitu ke lima. Yang paling penting adalah penyidik telah memiliki bukti yang cukup yaitu minimal 2 alat bukti dari 5 alat bukti yang sah sebagaimana di maksud pasal 184 KUHAP yaitu keterangan Saksi, Ahli, Surat, petunjuk dan keterangan terdakwa. Dan saat ini penyidik telah nemiliki 11 Saksi, 13 Ahli dan 2 bukti hp milik HRS dan FH yang berisi Wa Chat dan Foto pornografi serta alat bukti surat berupa berita Acara Ahli Laboratorium Forensik Polri.
Dengan demikian apabila ada pihak pihak yang masih tetap menyebarkan informasi bahwa FH yang membuat dan menyebarkan dari HP milik nya ke HP milik HRS maka informasi tersebut adalah informasi yang bersifat Fakta Hukum dan bukan opini jahat yang menyesatkan dan bukan rekayasa serta tidak ada kriminalisasi. Pemerintah tidak mengkriminalisasi HRS dan FH. ini benar - benar persoalan hukum dan tidak ada kaitan dengan Politik.
🔴2. Barang bukti hp milik FH yang merupakan salah satu bukti yang berisi Foto dan wa chat yang digunakan sebagai alat bukti dalam pemeriksaan dan penyidikan tindak pidana pornografi dimaksud disita pada saat penangkapan terkait tindak pidana makar pada tanggal 2 Desember 2016 dan tentu penyidik telah mendapatkan bukti dokumen ekektronik yang tersimpan di dalam hp yang di sita sesuai prosedur hukum yang berlaku yaitu sesuai pasal 38 dan 39 KUHAP, baik milik FH dan HRS dan isi hp tersebut telah di print out serta di buatkan Berita Acara Keterangan Ahli dari Laboratorium Forensik Polri dan tentu keasliannya sudah di periksa oleh ahli IT dan Ahli Digital Forensik bahwa konten hp berupa Foto dan wa chat dalam hp tersebut asli. Dan sudah di minta pula keterangan ahli yang terkait seperti ahli bahasa, ahli hukum pidana, ahli sosiologi dan lain - lain.
Sehingga content pornografi yang beredar luas di 3 Website yang di temukan pelapor di Cikini baik dalam bentuk chat maupun foto diduga terkait FH dan HRS yang muncul setelah hp dan wa disita pihak kepolisian adalah hal yang bisa terjadi karena bisa saja sebelum di sita Polisi Foto dan wa chat tersebut di kopi atau di kirim kepada seseorang oleh yang bersangkutan atau oleh orang lain. Kemudian di up load / di unggah di media sosial dengan tidak di kenal namanya atau Anonimous. Jadi bukan merupakan hasil "case building" dari pihak penyidik yang semula menyidik tindak pidana makar terhadap FH.
🔴3. foto yang beredar selama ini yang juga digunakan sebagai objek untuk diperiksa sebagai barang bukti menjerat FH dan HRS dalam kasus dimaksud ini bukan merupakan hasil editing yang dibuktikan dgn pemeriksaan secara ilmiah atau scientific crime investigation dengan melibatkan ahli yang berkompeten di bidangnya dan peralatan yang canggih. Ahli IT bpk Abi Manyu di I News TV menjelaskan bawa foto tersebut Asli. Dan menurut Ahli Hukum Pidana DR EFENDI SARAGIH di I News TV juga menjelaskan bahwa setelah melihat fakta ketika di minta keterangan sebagai ahli maka EFENDI SARAGIH berpendapat hukum bahwa dari Fakta hukum HRS meminta FH membuat Foto Telanjang dan FH telah membuat serta mengirim melalui HP nya maka hal ini FH terpenuhi unsur pasal 4 Jo 29 UU No 44 tahun 2008 dan atau pasal 6 Jo 32 karena memiliki dan menyimpan serta pasal 8 Jo 34 karena dengan sengaja bersedia menjadi obyek atau model pornografi. Sedangkan HRS memenuhi pasal
4 Jo 29 UU No 44 tahun 2008 ttg Pornografi Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP karena bersama - sama membuat dan saling mengirim wa chat dan foto porno dan atau pasal 6 Jo 32 karena memanfaatkan produk porno tersebut serta pasal 9 Jo 34 karena HRS menjadikan FH sebagai Model atau obyek pornografi baik dengan Chat dan Foto.
dan DR Djamin Ginting dalam TV CNN Indonsia menyampaikan bahwa karena sudah cukup bukti maka bisa di tetapkan tersangka dan di tangkap serta sudah di panggil 2 kali tidak datang serta di cari tidak ketemu dan tidak ada di Indonesia maka sudah benar di buat Daftar Pencarian Orang. Oleh karenanya perkara ini jelas dan Fakta Hukum bukan rekayasa dan bukan hasil editing.
🔴4. Kami selaku Praktisi hukum melihat bahwa kasus ini tidak ada rekayasa dan tidak bemaksud untuk menciptakan sensasi publik serta tidak ada sama sekali tujuan untuk menghancurkan kredibilitas HRS dan FH karena fakta hukumnya benar dan asli serta secara yuridis formil telah cukup bukti. Tujuan utama perkara ini adalah untuk menegakkan hukum mencapai keadilan dan kepastian hukum semata bukan untuk menghancurkan kredibilitas HRS serta bukan untuk meruntuhkan kepercayaan umat terhadap HRS dan bukan agar HRS tidak lagi mampu memimpin untuk menyuarakan kritik umat terhadap jalannya roda penyelenggaraan negara. Karena Pemerintah membutuhkan kritik, saran dan masukan dari setiap warga negara dan menyampaikan pendapat dimuka umum itu di jamin konstitusi dan undang - undang. Jadi hak ini bukan Sikap anti kritik dari penguasa yang kemudian menjadikan aparat penegak hukum melakukan kewenangannya untuk menegakkan hukum, bukan untuk membungkam pihak yang kritis dan tidak ada rekayasa hukum dan tidak menjadikan hukum sebagai alat represi.
🔴5. Bahwa dengan demikian tidak ada politik balas dendam oleh para penguasa, apalagi penguasa modal yang selama ini di tuding memback up berbagai kemaksiatan dan kerusakan serta bukan dari kelompok yg berambisi menguasai Indonesia melalui kekuatan modalnya dan tidak ada yang mengadu domba berbagai elemen bangsa. Tidak benar sama sekali ada Kelompok penjajah pemecah belah bangsa dengan mengembangkan issue intoleran dan radikalisme yang menggunakan tangan oknum aparat negara yang berhasil dibeli, serta tidak benar menjadikan Umat Islam dan Ulama sebagai target kriminalisasi sebagaimana yang dulu pernah dilakukan pemerintah hindia belanda terhadap para pejuang yang melawan penjajahan Belanda. Semua itu hanya pembelaan diri dan angan - angan kuasa Hukum dari FH dan HRS saja karena semua ini benar terjadi dan ada fakta hukumnya.
🔴6. Tidak ada Ironi dalam hukum yang paling buruk dalam UU pornografi dengan menjadikan korban tindakan penyebaran pornografi sebagai tersangka, karena penegakan hukum saat ini yaitu penyidik Polri sedang menjalankan penyidikan semua kasus baik pelaku penyebar di media dan pelaku pornografi di dalam hp teesebut, yaitu terhadap pelaku tindak pidana Pornografi yaitu FH dan HRS sudah menjadi tersangka dan terhadap penyebar foto dan wa chat di 3 website di internet sedang di selidiki dan di cari pelakunya. Dan untuk sementara ini di dapati bahwa pengunggahnya / penyebar wa chat dan foti porno adalah Anonimous / tidak ada namanya. Dan penyidik masih terus mencari pelaku penyebarnya. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk berperan aktif memberikan informasi yang benar dan akurat kepada penyidik polisi bila kita tahu dan mampu menemukan siapa Anonimous yang mengunggah di dunia maya tersebut sehingga membuat geger di media dan internet..
Jadi tidak ada yang mengkriminalisasi seseorang dengan content porno hasil editing atau rekayasa dari orang yg tidak bertanggung jawab karena semua benar terjadi dan penyidik punya bukti.
🔴7. Kami selaku praktisi hukum meminta aparat penegak hukum harus menegakkan hukun dengan tegas dan profesional serta bertindak adil dan menjalankan asas equality before the law / persamaan di muka hukum terhadap HRS dan FH tanpa memandang statusnya serta bersikap profesional, modern dan terpercaya. Karena semua warga negara bersamaan kedudukan di dalam hukum sebagaiman di maksud dalam pasal 27 ayat 1 UUD 1945. Oleh karena HRS dan FH telah berbuat sendiri maka harus bertanggung jawab sendiri. Perkara HRS dan FH Ini tidak ada kaitan dengan ulama dan tidak ada kaitan dengan umat Islam karena ini perbuatan pribadi HRS dan FH. maka para Ulama dan Umat Islam tidak perlu ikut campur urusan hukum HRS dan FH. Sebaiknya HRS Jangan bersikap kalau ada orang lain seperti Gubernur atau orang lain yang Koruptor atau pelaku tindak pidana yang lainnya yang di duga melanggar hukum terus minta segera di tangkap dan di tahan, bahkan sampai mengerahkan massa untuk menekan pemerintah dan penyidik serta aparat hukum lainnya minta agar di adili dengan hukuman yang berat, tetapi ketika menimpa dirinya sendiri sebagai pelaku maka inginnya melepaskan diri, minta di perlakukan beda dengan warga negara lainnya dan tidak mau bertanggung jawab serta tidak berani mempertanggung jawabkan dengan melarikan diri keluar negeri dengan berbagai alasan.
Dan seperti Kata rekan kami EGGY SUJANA malah minta kasus HRS dengan FH agar di hentikan penyidikannya atau minta di Deponering dengan alasan seperti kasus Abraham Samad, Bambang W, bibit dan Candra di KPK. Ini tidak profesional.
Dan di sarankan agar EGGY SUJANA jangan menghasut massa atau memprovokasi massa untuk mendatangkan 1 juta massa bahkan agar rusuh massa, ini adalah perkataan penghasutan dan bila nantinya benar terjadi, maka EGGY SUJANA patut di seret hukum dengan di duga kuat melanggar pasal 160 KUHP.
Sebagai kuasa hukum hendaknya membela kliennya secara profesional dan melakukan upaya hukum seperlunya seperti Pra Peradilan atau mengirim surat keberatan, bukan jadi provokator yang dapat berpotensi menjadi pelaku pidana dan melanggar kode etik profesi Advokat. Sebagai Praktisi hukum saya menyarankan agar HRS Kembalilah ke negeri kita dan hadirlah ke penyidik apapun resikonya karena hal itu sudah menjadi takdir Allah Swt.
Demikian disampaikan
Wassallam
Praktisi Hukum
Langganan:
Komentar (Atom)







